Banjir setinggi 1,5 meter rendam permukiman Bekasi, Warga mulai dievakuasi, tim BPBD bantu warga ke lokasi aman.
Permukiman di Kota Bekasi terendam banjir setinggi 1,5 meter akibat hujan deras yang terjadi sejak subuh. Warga yang terdampak mulai dievakuasi ke Zona Evakuasi pengungsian aman.
Selain mengevakuasi warga, petugas juga memastikan akses jalan dan fasilitas umum tetap aman. Warga diimbau tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan diri.
Banjir Setinggi 1,5 Meter Landa Permukiman Bekasi
Beberapa wilayah di Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir dengan ketinggian air tertinggi mencapai 1,5 meter. Warga yang terdampak mulai dievakuasi ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh BPBD Kota Bekasi.
Proses evakuasi terekam melalui unggahan akun media sosial BPBD. Tampak anggota tim menggunakan perahu karet untuk menembus pemukiman yang tergenang, memastikan seluruh warga, terutama kelompok rentan, dapat dievakuasi dengan aman.
Hujan ekstrem yang mengguyur sejak subuh menyebabkan aliran sungai meluap dan merendam pemukiman. BPBD mengimbau warga tetap tenang dan mengikuti arahan petugas untuk meminimalisir risiko saat proses evakuasi berlangsung.
Evakuasi Fokus Pada Kelompok Rentan
Petugas BPBD Kota Bekasi bersama unsur terkait memprioritaskan evakuasi warga Perumahan Mas Naga dan Duta Kranji, Kecamatan Bekasi Barat. Anak-anak, lansia, dan warga yang membutuhkan bantuan khusus menjadi prioritas utama.
Evakuasi dilakukan secara bertahap, dimulai dari rumah-rumah yang paling terdampak. Petugas menggunakan perahu karet untuk menembus area yang terendam, sekaligus memastikan akses jalan dan fasilitas umum tetap aman.
Warga yang rumahnya tergenang dipindahkan ke lokasi pengungsian dengan perlengkapan dasar. Imbauan keselamatan juga diberikan secara rutin, agar warga tetap waspada, tenang, dan tidak panik selama proses evakuasi berlangsung.
Baca Juga: Mencekam! Tebing Tegallalang Gianyar Runtuh Usai Diguyur Hujan Deras
Titik-Titik Banjir Dan Ketinggian Genangan
Ketinggian air bervariasi antara 10 cm hingga 150 cm, tergantung lokasi. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bekasi, Idham Kholid, melaporkan titik terdalam berada di Kampung Lebak RT 001/003, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara.
Di Kecamatan Pondok Gede, genangan meningkat dari 10 cm menjadi 80 cm di Jatibening Permai. Sementara di Perumahan Duta Indah RW 015, ketinggian air mencapai 50-80 cm. Kondisi serupa terjadi di Rawalumbu, Jati Asih, dan Bekasi Barat, di mana rumah warga terendam hingga 70 cm.
Bekasi Selatan juga terdampak, dengan genangan 30-100 cm di Komplek Keuangan, Adhiyaksa, dan Perumnas 2. Di Bekasi Timur, Perumahan Irigasi Danita terendam hingga 60 cm, sementara beberapa wilayah Bekasi Utara dan Bekasi Barat mengalami ketinggian air bervariasi sesuai kondisi topografi.
Upaya Penanganan Dan Imbauan BPBD
BPBD Kota Bekasi terus memantau kondisi banjir secara real-time, dengan melibatkan tim SAR, TNI, Polri, dan relawan lokal. Semua titik pengungsian telah dilengkapi kebutuhan dasar untuk mendukung warga terdampak.
Evakuasi difokuskan pada kelompok rentan dan keluarga dengan anak-anak. Petugas menekankan agar warga tidak kembali ke rumah yang terendam sebelum kondisi aman, guna mencegah risiko kecelakaan atau terseret arus banjir.
Selain evakuasi, BPBD juga menyiapkan distribusi logistik, termasuk makanan siap saji, air minum, dan perlengkapan tidur. Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan kerugian dan memastikan keselamatan warga hingga banjir surut sepenuhnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari tempo.co