Surabaya dilanda bencana angin kencang disertai hujan deras yang menerjang berbagai wilayah pada Selasa sore (3/2/2026).
Angin puting beliung ini menyebabkan puluhan pohon tumbang, merusak dua rumah warga, dan mengganggu aktivitas kota.
Berikut ini Zona Evakuasi akan menjadi pengingat akan ancaman cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, menuntut kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
Angin Kencang Luluh Lantakkan Surabaya
Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Selasa sore disertai dengan angin kencang yang tiba-tiba mengamuk. Angin ini bukan sembarang angin; kekuatannya mirip puting beliung, mampu merobohkan puluhan pohon di berbagai sudut kota. Kejadian ini menciptakan kekacauan dan kepanikan di tengah aktivitas warga yang padat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya melaporkan bahwa total 20 pohon tumbang di 17 titik lokasi yang berbeda. Ini termasuk di Jalan Raya Ngagel, Jalan Ngagel Jaya, Jalan Darmo, Jalan Diponegoro, dan kawasan Kalijudan. Dampak angin kencang ini tersebar luas, menunjukkan skala bencana yang cukup besar.
Bukan hanya pohon, angin kencang juga merusak baliho, papan reklame, dan bahkan fasilitas umum. Beberapa tiang listrik dan rambu lalu lintas ikut ambruk, menambah daftar kerusakan infrastruktur kota. Kecepatan angin yang tiba-tiba meningkat secara drastis ini menjadi faktor utama penyebab kerusakan.
Dampak Fatal, Rumah Rusak Dan Korban Luka
Dampak paling serius dari angin kencang ini adalah kerusakan pada dua rumah warga di Jalan Kendung Gg. II No. 47, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo. Pohon tumbang menimpa atap rumah, menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Selain itu, terdapat laporan mengenai satu korban luka akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Ngagel Jaya. Korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat menimbulkan risiko serius bagi keselamatan individu.
BPBD Surabaya segera mengerahkan tim reaksi cepat untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Prioritas utama adalah menyingkirkan pohon tumbang yang menghalangi jalan dan mengamankan area yang rusak. Kolaborasi antar instansi dan relawan menjadi kunci dalam upaya penanggulangan bencana ini.
Baca Juga: Sejumlah Wilayah RI Rentan Bencana, BNPB Soroti Alih Fungsi Lahan
Respon Cepat Dan Upaya Pemulihan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Buyung Hidayat, menjelaskan bahwa timnya telah menerima laporan dari berbagai wilayah. Sejak informasi masuk, tim langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan. Fokus utama adalah membuka kembali akses jalan yang terhalang.
Pembersihan pohon tumbang dilakukan secara maraton, terutama di jalan-jalan protokol dan area padat penduduk. Petugas dibantu oleh warga bahu-membahu menyingkirkan puing-puing dan potongan pohon. Upaya ini bertujuan agar mobilitas warga dapat kembali normal secepat mungkin.
Selain itu, petugas dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) turut diterjunkan untuk memangkas sisa-sisa dahan pohon yang berpotensi membahayakan. Perbaikan fasilitas umum yang rusak, seperti tiang listrik dan rambu lalu lintas, juga sedang dalam proses koordinasi dengan instansi terkait.
Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem
Kejadian angin kencang ini menjadi alarm bagi seluruh warga Surabaya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) seringkali mengeluarkan peringatan dini, yang harus menjadi perhatian serius masyarakat.
Pemerintah kota dan BPBD diharapkan terus mengoptimalkan sistem peringatan dini dan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Ini termasuk cara menghadapi angin kencang, evakuasi, dan langkah-langkah darurat lainnya. Pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang juga perlu dipangkas secara rutin.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan lebat disertai angin kencang. Kesiapsiagaan kolektif adalah kunci untuk meminimalkan dampak buruk dari bencana alam yang tidak terduga.
Update berita dan informasi menarik seputar Zona Evakuasi hadir setiap hari untuk memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar pertama dari detik.com
- Gambar Utama dari jatim.jpnn.com