Angin kencang dan longsor melanda Parepare, merusak 5 rumah dan pagar warga, Warga panik, upaya evakuasi segera dilakukan.
Parepare diguncang bencana! Angin kencang disertai longsor menimpa pemukiman warga, merusak rumah dan pagar. Simak di Zona Evakuasi kondisi terkini dan upaya evakuasi yang tengah dilakukan agar kamu mengetahui dampak nyata dari bencana ini.
Hujan Deras Dan Angin Kencang Terjang Parepare
Kota Parepare, Sulawesi Selatan, diguncang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 18.00 Wita. Cuaca ekstrem ini melanda hampir seluruh wilayah kota, membuat warga panik dan segera mencari tempat aman.
Selain rumah warga, fasilitas umum dan infrastruktur kota ikut terdampak. Banyak jalan tergenang air, sementara beberapa titik mengalami pohon tumbang dan gangguan listrik yang menghambat aktivitas sehari-hari.
Warga setempat melaporkan angin kencang yang datang tiba-tiba, disertai hujan deras yang deras membasahi seluruh kota. Petugas BPBD Parepare langsung turun tangan untuk memantau kondisi dan memberikan bantuan awal.
Kerusakan Rumah Akibat Konstruksi Tidak Kuat
Sebanyak lima rumah di Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, mengalami kerusakan serius pada bagian atap. Sebuah pagar tembok juga roboh akibat longsor yang menyertai hujan deras.
Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rasdy Gery, menjelaskan bahwa sebagian atap seng rumah hanya dijepit dengan batu dan tidak diikat dengan kawat besi. Akibatnya, angin kencang mudah menerbangkan atap, menyebabkan kerusakan parah.
Rasdy menekankan perlunya pemilik rumah memperhatikan kekuatan konstruksi, khususnya untuk wilayah rawan angin. Tim BPBD telah melakukan verifikasi dan pendataan rumah terdampak agar bantuan dapat segera disalurkan.
Baca Juga: Hujan Badai Terjang Bogor, Atap Stadion Pakansari Beterbangan
Pohon Tumbang Dan Gangguan Listrik
Selain kerusakan rumah, angin kencang menumbangkan pohon di tiga titik berbeda. Salah satunya terjadi di depan UGD RSUD Andi Makkasau, menghambat akses kendaraan dan pejalan kaki.
Kabel listrik di beberapa jalan putus akibat pohon tumbang. Petugas baru bisa menanganinya pada pagi hari karena kondisi malam yang gelap dan licin, sehingga rawan bagi petugas maupun warga yang melintas.
BPBD meminta warga untuk waspada terhadap pohon di sekitar rumah. Melaporkan pohon tumbang atau kabel listrik putus menjadi penting agar penanganan dapat dilakukan dengan aman dan cepat.
Longsor Dan Pagar Roboh Di Jalan Puang Cara
Hujan deras yang berlangsung terus-menerus memicu tanah longsor di Jalan Puang Cara. Longsor ini merusak pondasi dan membuat pagar tembok milik warga runtuh ke jalan, menimbulkan hambatan sementara bagi kendaraan.
Petugas BPBD bersama warga bergotong-royong membersihkan material longsor agar jalan kembali bisa dilalui dengan aman. Upaya ini membutuhkan kehati-hatian karena kondisi tanah licin dan sisa reruntuhan masih berisiko.
Selain itu, alun-alun Lapangan Andi Makkasau juga terdampak angin kencang. Tenda dan tenan sempat terangkat dan beterbangan, meskipun prioritas utama tetap memastikan rumah warga aman dan dapat dihuni kembali.
Imbauan Keselamatan Dan Waspada Warga
Rasdy Gery mengimbau warga agar tetap waspada. Masyarakat diminta tidak memarkir kendaraan di bawah pohon atau dekat kabel listrik yang berpotensi putus.
Warga di pesisir juga diminta menghindari area pantai. Saat ini ombak tinggi sedang memasuki masa pasang, sehingga berisiko bagi warga yang berada di tepi laut atau melakukan aktivitas di pantai.
BPBD menekankan pentingnya kewaspadaan dan pelaporan cepat. Kesadaran warga menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko dan kerusakan akibat hujan deras, angin kencang, serta longsor yang terjadi di Kota Parepare.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com