Longsor melanda GunungHalu, Bandung Barat, menghancurkan benteng rumah dan merusak bangunan warga, Warga diimbau tetap waspada.
GunungHalu, Bandung Barat, diterjang longsor hebat yang menghancurkan benteng rumah dan merusak sejumlah bangunan warga. Simak dampak dan upaya penanganannya di Zona Evakuasi ini.
Longsor Di Gununghalu Runtuhkan Benteng Rumah Warga
Peristiwa longsor terjadi di Kampung Babakan Sari, Desa Tamanjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (23/1/2026). Benteng rumah warga ambruk dan materialnya menghantam bangunan rumah lain hingga mengalami kerusakan parah. Kejadian ini menimbulkan kepanikan warga setempat meski tidak menelan korban jiwa.
Camat Gununghalu, Hari Mustika, menyatakan tim petugas telah melakukan pemantauan langsung di lokasi. Analisis awal menunjukkan longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang membuat tanah menjadi labil, sehingga benteng rumah warga runtuh dan menimpa rumah lain di bawahnya.
Warga di sekitar lokasi diminta tetap waspada karena potensi longsor susulan masih tinggi. Pihak pemerintah desa dan kecamatan terus memantau situasi dan melakukan langkah antisipasi agar dampak lebih lanjut dapat diminimalkan.
Kronologi Dan Kerusakan Yang Terjadi
Longsor bermula dari benteng rumah milik Widi Samsuri (30), yang runtuh dan materialnya menghantam rumah milik Dikin (57) yang berada di bagian bawah. Benteng yang terdiri dari beton dan tanah menghancurkan tembok rumah, menimbulkan kerusakan struktural yang cukup serius.
Petugas menaksir kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai Rp 25 juta. Material longsor yang menimpa bangunan membuat beberapa bagian rumah jebol dan tidak layak huni sementara waktu. Meski kerusakan besar terjadi, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Pihak pemerintah setempat mencatat rumah-rumah yang terdampak dan mulai melakukan langkah awal perbaikan. Warga juga diminta untuk selalu memperhatikan kondisi tanah dan curah hujan agar bisa cepat mengambil tindakan saat terjadi perubahan cuaca ekstrim.
Baca Juga: 100% Rampung! 1.056 Unit Huntara Untuk Korban Bencana Sumatera Kini Siap Huni
Upaya Penanganan Darurat
Pemerintah Desa Tamanjaya bersama unsur terkait sudah melakukan langkah darurat untuk mengatasi dampak longsor. Tim meninjau lokasi, melakukan pendataan awal, serta membersihkan material longsor agar akses warga dapat pulih kembali.
Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD Kabupaten Bandung Barat dilakukan untuk memastikan tindakan mitigasi yang tepat diterapkan. Upaya ini termasuk penguatan tanah di sekitar lokasi longsor dan pemasangan peringatan untuk mencegah warga mendekat ke area berisiko.
Masyarakat dihimbau untuk selalu mematuhi arahan pemerintah desa dan tidak mencoba membersihkan material longsor sendiri di area berbahaya. Penanganan secara profesional dan terkoordinasi dinilai penting untuk mencegah potensi longsor susulan yang bisa lebih membahayakan.
Waspada Cuaca Dan Potensi Longsor Susulan
Camat Hari Mustika menegaskan bahwa hujan yang masih tinggi di wilayah Bandung Barat menjadi faktor utama yang bisa memicu longsor susulan. Oleh karena itu, warga diimbau tetap waspada dan menyiapkan jalur evakuasi.
Selain itu, pihak desa mendorong warga untuk ikut aktif melaporkan setiap perubahan kondisi tanah yang mencurigakan, seperti retakan atau pergerakan tanah, agar bisa segera dilakukan penanganan.
Penanganan jangka panjang juga sedang disiapkan, termasuk evaluasi struktur benteng rumah dan pembangunan sistem drainase yang lebih baik. Tujuannya agar risiko longsor di masa depan bisa diminimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bandung.kompas.com
- Gambar Kedua dari detik.com